Tampilkan postingan dengan label Etc..... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Etc..... Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2016

HUKUM MAKAN SAHUR KETIKA ADZAN SHUBUH BERKUMANDANG

0 komentar


Sahur adalah makan pada dini hari bagi orang-orang yang akan menjalankan ibadah puasa. Hukum sahur adalah sunnah berdasarkan hadits riwayat Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda,
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةٌ. رواه البخاري و مسلم.
"Sahurlah kalian karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah." (H. R. Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, Nabi  mendorong kita untuk tidak meninggalkan makan sahur meskipun hanya dengan seteguk air. Abu Sa'id al-Khudri  meriwayatkan bahwa Rasulullah  bersabda,
اَلسّحُوْرُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلَا تَدَعُوْهُ وَ لَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ. رواه أحمد.
"Makan sahur adalah barakah, maka janganlah kalian meninggalkannya meskipun salah seorang dari kalian hanya minum seteguk air." (H.R. Ahmad)
Mengenai waktu sahur, maka yang paling utama adalah dengan mengakhirkan waktunya hingga mendekati terbit fajar. Mengakhirkan waktu sahur ini juga merupakan sunnah Rasulullah  sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik  dari Zaid bin Tsabit . Beliau t berkata,
تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ. قُلْتُ: كَمْ كَاَنَ قَدْرُ مَا بَيْنَهُمَا؟ قَالَ: خَمْسِيْنَ أَيَةً. متفق عليه.
"Kami makan sahur bersama Rasulullah , kemudian (setelah makan sahur) kami berdiri untuk melaksankan shalat." Aku (Anas bin Malik ) berkata, ‘Berapa perkiraan waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan shalat fajar)?' Zaid bin Tsabit  berkata, "Lima puluh ayat." (Muttafaqun 'Alaih)
Al-Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah  dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa bacaan 50 ayat itu adalah bacaan yang sedang-sedang saja, tidak terlalu panjang dan tidak pula terlalu pendek. Cara membacanya juga tidak terlalu cepat dan tidak teralalu lambat. Bila kita sebutkan dengan catatan waktu maka kira-kira jarak antara keduanya 10-15 menit.
Adapun batas akhir waktu sahur adalah ketika masuknya waktu shubuh sebagaimana firman Allah ,
وَ كُلُوْا وَ اشْرَبُوْا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوْا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ. سورة البقرة: ١٨٧.
"Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam." (Q.S. Al-Baqarah: 187)
Batas akhir waktu sahur juga merupakan batas awal pelaksanaan ibadah puasa. Dalam hadits riwayat Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhuma disebutkan bahwa,
إِنَّ بِلَالَ يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ، فَكُلُوْا وَ اشْرَبُوْا حَتَّى يُنَادِيَ اِبْنُ أُمِّ مَكْتُوْم. متفق عليه.
"Sesungguhnya Bilal adzan pada malam hari, maka makan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum adzan." (Muttafaqun 'Alaih)
Hadits di atas secara tekstual menunjukkan bahwa ibadah puasa dimulai sejak adzan Shubuh berkumandang, namun dalam hadits lain Rasulullah  menyebutkan bahwa makan dan minum masih diperbolehkan ketika adzan Shubuh berkumandang. Rasulullah  bersabda,
إِذَا سَمِعَ أَحَدُكُمُ النِّدَاءَ وَ الْإِنَاءُ عَلَى يَدِهِ فَلَا يَضَعْهٌ حَتَّى يَقْضِيْ حَاجَتَهُ مِنْهُ. رواه أبو داود.
“Jika salah seorang di antara kalian mendengar adzan sedangkan sendok masih ada di tangannya, maka janganlah ia meletakkannya hingga hajatnya selesai.” (H.R. Abu Daud)
Hadits di atas seakan-akan bertentangan dengan al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 187. Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah Ta’ala membolehkan makan sampai terbitnya fajar shubuh saja, tidak boleh lagi setelah itu. Lantas bagaimanakah cara memahami hadits di atas?
Yang berlaku di sini adalah kaidah,
اَلْيَقِيْنُ لَا يَزُوْلُ بِالشَّكِّ.
“Keyakinan itu tidak akan hilang dengan adanya keragu-raguan.”
Jika ia ragu sudah masuk waktu Shubuh atau belum, maka pada dasarnya waktu itu masih malam sehingga ia diperbolehkan makan sampai ia yakin sudah masuk waktu Shubuh.  Sebaliknya, ketika ia yakin bahwa waktu Shubuh sudah masuk dan ia tetap melanjutkan makan, maka puasanya batal. Ia wajib untuk mengqadha’ puasanya di lain hari karena ia makan di waktu yang dilarang, kecuali jika diketahui muadzin biasa adzan sebelum masuk waktu Shubuh, maka ia tetap diperbolehkan makan sampai ia yakin terbitnya fajar. Wallahu A’lam bish Shawab.
Referensi:
Al-Wajîz fî al-Fiqh al-Islâmî, Dr. Wahbah az-Zuhaili
Al-Wajîz fî Îdhâhi Qawâ’id al-Fiqh al-Kuliyah, Dr. Muhammad Shidqi bin Ahmad al-Burnu


Senin, 29 Agustus 2016

Asiyah binti Muzahim

0 komentar

"Dan Allah membuat istri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata; “Wahai Rabb-ku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim" (Q.S. At-Tahrim: 11)
Inilah sosok perempuan beriman. Dia hidup di bawah kekuasaan Fri'aun dengan berbagai macam bahaya. Suaminya, Fir'aun, adalah manusia paling kafir kepada Allah . Ketika itu Fir'aun mengakui dirinya sebagai Tuhan serta dzat yang patut disembah, namun Asiyah tidak tunduk pada keadaan yang demikian, bahkan Asiyah dia menyerahkan segalanya kepada Allah .
Pernikah Asiyah dengan Fir'aun
Alkisah di negeri Mesir, Fir'aun terakhir yang terkenal dengan keganasannya bertahta. Setelah kematian sang istri, Fir'aun kejam itu hidup sendiri tanpa pendamping. Sampai cerita tentang seorang gadis jelita dari keturunan keluarga Imran bernama Asiyah sampai ke telinga Fir'aun.
 Fir'aun mengutus seorang menteri bernama Haman untuk meminang Asiyah. Orangtua Asiyah bertanya kepada Asiyah,
"Maukah engkau menikahi Fir'aun?"
"Bagaimana saya mau menikahinya sedangkan ia terkenal sebagai raja yang ingkar kepada Allah?"
Haman kembali kepada Fir'aun. Alangkah marahnya Fir'aun mendengar kabar penolakan Asiyah.
"Haman, berani benar mereka menolak permintaan raja. Seret kemari. Biar aku sendiri yang akan menghukumnya."
Fir'aun mengutus tentaranya untuk menangkap orangtua Asiyah. Setelah disiksa begitu keji, keduanya lantas dijebloskan ke dalam penjara. Menyusul kemudian Asiyah digiring ke istana. Fir'aun membawa Asiyah ke penjara tempat kedua orangtuanya dikurung. Di hadapan kedua orangtuanya yang nyaris tak berdaya Fir'aun berkata, "Hei, Asiyah. Jika engkau seorang anak yang baik, tentulah engkau sayang kepada kedua orangtuamu. Oleh karena itu engkau boleh memilih satu di antara dua pilihan yang kuajukan. Kalau engkau menerima lamaranku, engkau akan hidup senang dan akan kubebaskan kedua orangtuamu. Sebaliknya, jike engkau menolak, maka engkau sudah tahu apa yang akan aku lakukan."
Mendengar ancaman Fir'aun, Asiyah terpaksa menerima pinangan Fir'aun dengan beberapa syarat:
·        Fir'aun harus membebaskan orangtuanya.
·        Fir'aun harus membuatkan rumah untuk ayah dan ibunya yang indah lagi lengkap perabotnya.
·        Fir'aun harus menjamin segala kebutuhan kedua orangtuanya.
·        Bersedia menjai istri Fir'aun dan hadir dalam acara-acara tertentu, tetapi tidak bersedia tidur dengan Fir'aun.
·        Sekiranya permintaan-permintaan tersebut tidak disetujui, Asiyah rela mati dibunuh bersama kedua orangtuanya.
Fir'aun menyetujui syarat-syarat yang diajukan Asiyah. Fir'aun memerintahkan agar kedua orangtua Asiyah dibuka. Singkat cerita, Asiyah tinggal dalam kemewahan istana bersama Fir'aun namun tetap tak mau berbuat ingkar terhadap perintah agama. Asiyah tetap melaksanakan ibadah kepada Allah.
Siksaan Fir'aun kepada Asiyah
Berawal ketika Fir'aun mengetahui keimanan istrinya kepada Allah. Fir'aun murka. Keluarlah Fir'aun yang zhalim kepada kaumnya dan berkata pada mereka, "Apa yang kalian ketahui tentang Asiyah binti Muzahim?" Mereka menyanjungnya. Fir'uan berkata lagi kepada mereka, "Sesungguhnya dia menyembah Tuhan selainku." Berkatalah mereka kepadanya, "Bunuhlah dia!"
Dimulailah siksaan itu. Fir'aun pun memerintahkan para algojonya untuk memasang tonggak. Diikatlah kedua tangan dan kaki Asiyah pada tonggak tersebut, kemudian dibawanya Asiyah ke bawah sengatan terik matahari. Belum cukup di situ siksaan yang ditimpakan suaminya. Kedua tangan dan kaki Asiyah dipaku dan di atas punggungnya diletakkan batu yang besar.
Mampukah kita bersabar menghadapi siksaan yang semacam itu?
Iman yang berangkat dari hati yang tulus, apa pun yang menimpanya tidak sebanding dengan harapan atas segala yang telah dijanjikan Allah. Allah  juga tidak menyia-nyiakan keteguhan Asiyah. Ketika Fir'aun dan algojonya meninggalkan Asiyah, para malaikat datang menaungi beliau.
Di tengah beratnya siksaan yang menimpa, Asiyah senantiasa berdo'a memohon untuk dibuatkan rumah di surga. Allah mengabulkan do'a Asiyah. Disingkaplah hijab dan Asiyah  melihat rumahnya yang telah dibangun di dalam surga. Do'a Asiyah yang mulia ini diabadikan di dalam Al-Qur'an Surat At-Tahrim ayat 11.
Ketika melihat rumahnya di surga dibangun, berbahagialah Asiyah. Semakin hari semakin kuat kerinduan hatinya untuk memasukinya. Asiyah tak peduli lagi dengan sisaan Fir'aun dan algojonya. Asiyah malah tersenyum gembira dan ini membuat Fir'aun bingung serta terheran-heran. Bagaimana mungkin ada orang yang disiksa akan tetapi dia malah tertawa riang? Semuanya terasa aneh.
Hingga tibalah saat-saat terakhir Asiyah di dunia. Allah mencabut jiwa suci yang shalihah ini dan menaikkannya menuju rahmat dan keridhaan-Nya. Berakhir sudah penderitaan dan siksaan dari suami yang tidak berperikemanusiaan.

Tidakkah kita menjadika Asiyah sebagai teladan dalam kehidupan? Apakah kita tidak malu dengannya? Asiyah seorang istri raja yang segal kemewahan hidup dapat diraihnya, namun Asiyah lebih memilih menderita mengharapkan ganti yang lebih baik dari Allah. Wallahu A'lam bish Shawab.

Sabtu, 20 Februari 2016

Barakallah,

0 komentar

Barakallah Fiik,
Bu Guru Cantik :D

Senin, 07 Desember 2015

Hope,

2 komentar
Umare kawaru ima koko de
Aoideita sora koeteiku
Nigirishimeta te no hira no
Sono naka ni kibou ga atta nda






Dalam genggaman tanganku ada sebuah harapan
Aku sadar ternyata pemandangan luas yang ada di depan mataku sebenarnya sangat kecil

Jangan menertawakan ketidaktahuanku karena itu bukti bahwa aku bisa berkembang lebih jauh

Lebih baik untuk menyembunyikan hal biasa agar tidak kehilangan hal yang spesial

Akan aku lakukan yang terbaik hari ini dan di tempat ini

Akan aku lakukan tanpa rasa takut
Tak perlu dengan banyak teori, aku akan berpikir seperti biasanya

Kita akan sadar untuk belajar bahwa ada hal yang harus kita lakukan

Aku akan mengejar sesuatu nan jauh di sana
Membawa serta rasa pantang menyerah
Berjalan menuju puncak yang tak diketahui seorangpun

"Dalam genggaman tanganku ada sebuah harapan."



Umare kawaru nando demo
Aoideita sora koeteiku
Nigirishimeta te no hira no
Sono naka ni kibou ga atta nda

Senin, 23 November 2015

Canon

0 komentar
"Nggak keren ah, gitu aja kok.....!"
"Wah, nggak ngenakin ni anak."
"Nti nggak ada lagi yang kayak aku."
" Ya lah.... hmmmm......"
:D


:p



...............
..............................
............................................


Shy



"Bakal kangen nih aku ama anak ini."

"Rupanya itu lho."

"Senyum dia,,,,, senyum...."

"Nah kan, malu dia.... :D"

"Lha....! Ditutupi."

terbangpergi


*byepenjagafotocopyanbellenyungsepnyaasistenkamad


Jumat, 06 November 2015

LooK ArounD,

0 komentar


Untuk mengenal Allah, kita tidak hanya harus berkutat di masjid, bergulat dengan kitab-kitab Arab atau meloncat dari satu majlis ke majlis lain. Memang hal seperti ini penting, tapi masih ada cara lain yang lebih menyenangkan. Ingatkah bahwa Allah juga memiliki ayat-ayat kauniyah di samping ayat qur'aniyyah?

Ada alam untuk dipelajari, ada awan berarak di langit, ada langit yang terbentang, ada planet-planet yang beredar di orbitnya, ada matahari dan bulan yang silih berganti menyinari bumi dan masih banyak hal yang dapat kita pelajari dari alam.

Adalah Allah yang Maha Tahu dan Maha Kuasa yang telah menciptakan segala yang ada di langit dan di bumi, bukan hanya sebagai lukisan, tetapi sebagai salah satu wasilah untuk mengenalkan manusia kepada pencipta-Nya.

هو الله الخالق البارئ المصور له الأسماء الحسنى يسبح له ما في السماوات و الأرض و هو العزيز الحكيم. الحشر: 24

"Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana." (Al-Hasyr: 24)

Sarana sudah tersedia, kita hanya harus membuka, mata, hati, dan pikiran untuk mengamati dan mempelajarinya. Jika kita sudah membuka mata, hati, dan pikiran kita untuk mentadaburi alam, kebenaran akan datang menyongsong mengarahkan kita ke jalan yang benar, mengarahkan kita ke jalan yang benar, mengarahkan kita kepada Rabb Pencipta Alam.

Sebenarnya, ayat-ayat kauniyah dan qur'aniyyah itu berhubungan satu sama lain, misalnya saja pensifatan Allah tentang penciptaan janin di perut ibunya dalam surat al-Mu'minun ayat 12-14.

"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang-belulang lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik." (Al-Mu'minun: 12-14)

Allah telah mengabarkan kepada kita 14 abad yang lalu, tetapi belum ada seabad ini kita tahu. Jika alam terus dipelajari kita akan mendapati semakin banyak kecocokan antara ayat qur'ani dengan ayat kauni. Betapa lalainya kita, Allah sudah memberitahu kita 14 abad lalu, tapi masih banyak yang manusia yang tidak tahu.

Untuk memdekati batas kesempurnaan, tidak akan cukup hanya dengan mengamati alam. Kita juga harus memperbagus akhlaq dan ibadah kita di samping memperindah keimanan dalam diri. Ini semua juga tidak kalah pentingnya.



Kawan, look around your self. Look inside your self! 
***Selesaiditulispadaduapuluhsembilanjanuariduaribuduabelasketikasekolahliburkarenaadapemilihanbupatikebupatenjeparaperiodeduaribuduabelasduaributujuhbelas***

Rabu, 04 November 2015

طلب السقي

0 komentar


اللهم اجعلنا سقيا رحمة و لا تجعلنا سقيا عذاب و لا محق ولا بلاء و لا هدم ولا غرق.

اللهم على الظراب و الآكام و منابت الشجر و بطون الأدوية.

اللهم حوالينا و لا علينا.

اللهم اسقنا غيثا مغيثا هنيئا مريئا مريعا سحّا عا مّا غدقا طبقا مجللا دائما إلى يوم الدين.

اللهم اسقنا الغيث و لا تجعلنا من القنطين.

اللهم إنّ بالعباد و البلاد من الجهد و الجوع و الضنك ما لا نشكو إلاّ إليك.

اللهم انبت لنا الزرع و ادر لنا الضرع و أنزل علينا من بركات السماء و أنبت لنا من بركات الأرض و اكشف عنّا من البلاء ما لا يكشفه غيرك.

اللهم إنا نستغفرك إنّك كنت غفّارا فأرسل السماء علينا مدرارا.


Rabu, 14 Oktober 2015

كَيْفَ تَفْهَمُ الْإِسْلَامَ فَهْماً صَحِيْحاً؟

0 komentar


كارلس: أُرِيْدُ أَنْ أَسْأَلُكَ عَنِ الْإِسْلَامِ. هَلْ يُضَايِقُكَ ذلِكَ؟
أحمد   : يُسْعِدُنِيْ ذلِكَ، وَأُرَحِّبُ بِأَسْئِلَتِكَ.
كارلس: هَلْ كَانَ نَبِيُّكُمْ مُحَمَّدٌ أُمِيًّا: لَا يَقْرَأُ وَ لَا يَكْتُبُ؟
أحمد   : نَعَمْ، هذَا صَحِيْحٌ. كَانَ نَبِيُّنَا أُمِيًّا.
كارلس: إِذَنْ كَيْفَ أَتَى بِهذِهِ الْحَقَائِقَ الْعِلْمِيَّةِ، اَلَّتِيْ لَمْ يَكُنِ النَّاسُ يَعْرِفُهَا فِيْ زَمَنِهِ، وَأَثْبَتَهَا الْعِلْمُ الْيَوْمَ؟
أحمد   : لَمْ يَأْتِ بِتِلْكَ الْحَقَائِقَ الْعِلْمِيَّةِ مِنْ عِنْدِهِ. بَلْ هِيَ مِنْ عِنْدِ اللهِ. وَ هذَا دَلِيْلٌ عَلَى أَنَّهُ رَسُوْلٌ.
كارلس: سُؤَالٌ أخَرٌ: هَلِ الْإِسْلَامُ دِيْنُ الْعَرَبِ وَحْدَهُمْ؟
أحمد   : اَلْإِسْلَامُ دِيْنُ النَّاسِ جَمِيْعًا، فِيْ كُلِّ زَمَانٍ وَ مَكَانٍ. اُنْظُرْ إِلَى الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ الْعَالَمِ، إِنَّهُمْ شُعُوْبٌ مُخْتَلِفَةٌ فِيْ لُغَاتِهِمْ وَ أَعْرَاقِهِمْ وَ أَلْوَانِهِمْ.
كارلس: أَنَا لَا أَفْهَمُ الْإِسْلَامَ فَهْمًا صَحِيْحًا.
أحمد   : لِأَنَّكَ تَعْتَمِدُ فِيْ مَعْلُوْمَاتِكَ وَارَائِكَ دَائِمًا عَلَى كُتَّابِ مُعَادِيْنَ لِلْإِسْلَامِ . اِقْرَأْ لِكُتَّابِ مُسْلِمِيْنَ أَوْ مُحَايِدِيْنَ يَقُوْلُوْنَ الْحَقِيْقَةَ.
كارلس: وَ مَنْ هؤُلَاءِ الْكُتَّابُ الْمُحَايِدُوْنَ؟
أحمد   : إِنَّهُمْ كَثِيْرُوْنَ، وَ مِنْهُمْ: اَلْعَالِمُ الْفَرَنْسِيْ مُوْرِس بُوْ كَاي، وَالْعَالِمُ الْأَمْرِكِيُّ مَايْكل هَارت، وَ الْمُؤَرِّخُ الْبَرِيْطَانِيْ تُوْمَاس أَرْنُولُد.
كارلس: سَأَقْرَأْ لِهؤُلَاءِ الْكُتَّابِ.
أحمد   : إِذَنْ، سَتَعْرِفُ عَنِ الْإِسْلَامِ الشَّيْءَ الَكَثِيْرَ.

Senin, 21 September 2015

Diam,

2 komentar

"Airnya habis tu, siapa yang mau ngambil......?!?!?!?!?!?"
"Ambil air po,,,, haus ni........."
"Ayolah siapa ini yang mau keluar, ambil air sekalian."
"Tahu gak dari tadi itu...................... *bicara panjang lebar*, jadi sekarang airnya habis. Itu di depan ada galon punya siapa, boleh kita pake gak."
"Gak boleh, itu bukan punya kita. Ambil sendiri aja lah kita."
"Gek ndang siapa yang mau ambil minum?????"
".........................................................."
"............................................."
"................................"
".................."
"........"

dan seterusnya,
dan seterusnya,
dan seterusnya,

"Dehidrasi," satu orang nyeletuk.

Hemat Kata

~Hebat, anak ini mampu mengungkapkannya hanya dengan satu kata. Padahal dari tadi yang lain bicaranya panjang lebar,  Benar-benar falyaqul khoiran au liyashmut.~


Kamis, 17 September 2015

Menyesal

2 komentar



_A. Hasjmy_


Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah pergi
Aku lalai di pagi hari
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu, miskin harta
Ah, apa guna kusesalkan
Menyesal tua tiada berguna
Hanya menambah luka sukma

Jumat, 28 Agustus 2015

Fiqih

2 komentar
تعريف الفقه


Yang mahasiswa jurusan hukum Islam harus ngerti pengertian fiqih dong...!
:D 

Selasa, 11 Agustus 2015

SunShine

0 komentar
You makes me happy when skies are grey.....


Kamis, 21 Mei 2015

Belajar....!

0 komentar
Untuk seluruh bapak dan ibu guruku, pahlawan pendidikanku, terima kasihku. Saya mungkin saja melupakan pelajaran-pelajaran yang pernah diajarkan, tapi saya tidak akan pernah lupa dengan semua jasa yang telah diberikan.


















Untuk seluruh teman seangkatanku sejak sekolah dasar hingga saat ini, maaf juga dan terima kasih. Teringat saat kita bersama. Terkadang ada pertengkaran, namun lebih banyak lagi kasih sayang. 



"Sekolah itu......... 
bukan tempat untuk berpikir, tetapi tempat untuk belajar bagaimana cara berpikir." 




:D
Belajar wi, esok presentasi....!


Kamis, 14 Mei 2015

Jangan Bersedih!

0 komentar
_2015_
لا تحزن! إذا ضاقت بك الحياة، ربما اشتاق الله لسماع صوتك و أنت تناديه 
Jangan bersedih......!
Ketika kamu merasa sulit, mungkin Allah rindu untuk mendengar keluh kesahmu.......

:)



_2012_

Ingatkah pada seruan ini?

Ila kafatin nihaiyyat al-mumtali'at bi ruhil kifah wal himmah ash-shalihah.....
Ayyatuhal anisah al-mahdiyyah bi nuril Islam al-lathif.....

Atau pada do'a ini?

Allahumaj'alna uswatan hasanatan wa mushlihatan lil ummah,
waj'alna ka himnah wa khadijah,
waj'alna minal mutarasyidin wal muflihin...........


~tepatsebulansebelumkelulusantahunini~~teringatkelulusantigatahunlalu~

Asytaqi ilaikunn... Nihaiyyah SELVENT!
Rindu menanti kelulusan bersama kalian!
:')

Rabu, 13 Mei 2015

Sepotong Hati yang Baru

0 komentar
"Kalimat itu mungkin benar, ada seseorang dalam hidupmu yang ketika ia pergi, maka ia juga membawa sepotong hatimu."
Darwis Tere Liye

"Jika dua orang memang benar-benar saling menyukai satu sama lain, bukan berarti mereka harus bersama saat itu juga. Tunggulah di waktu yang tepat, saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa jadi hadiah yang hebat untuk orang-orang yang bersabar. Sementara menanti, sibukkanlah diri untuk terus menjadi lebih baik. Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar."



Lampu Cantik :)

 Kamu tidak akan pernah bisa hidup dengan hati yang tidak utuh lagi. Ketika kamu sudah lelah menunggu kamu bisa memutuskan untuk mencari sepotong hati yang baru. Membuat hati yang baru. Ya, hati yang benar-benar baru.

Senin, 11 Mei 2015

^_^

0 komentar
http://kampusholic.blogspot.com/2015/05/889-tugas.html

Semangat wat mbakku yang lagi nugas di sampingku.....!

^_^

Kenapa Harus Hati-Hati?

0 komentar

Pin: "Kamu sudah siap untuk berangkat?"
Cer: "Sudah, Alhamdulillah."
Pin: "Sudah pamit sama orangtua?"
Cer: "Eh sebentar, saya pamit dulu sama ayah dan ibu."

Cer: "Saya pamit dulu ya pak! bu!"
Ayah: "Zawwadakallahut taqwa wa yassara lakal khaira haitsuma kunta, (Semoga Allah membekalimu takwa, dan memudahkanmu untuk mendapat kebaikan di manapun kamu berada).
Hati-hati di jalan ya, Nak!"

Pin: "Kamu tahu tidak, kanapa ayahmu menyuruhmu hati-hati?"
Cer: "Ya, supaya saya waspada di jalan. Memang biasanya seperti itu kan?"
Pin: "Bukan itu maksudku, kenapa beliau tidak berpesan, 'mata-mata ya, nak!' Bukankah yang melihat jalan itu mata kita?"
Cer: "Hmm..."
Pin: "Atau kenapa tidak berpesan, 'kaki-kaki ya, nak!' Bukankah yang berjalan itu kaki kita?"
Cer: "Iya juga ya, kenapa bisa begitu ya?"
Pin: "Itu karena hatilah yang mengendalikan mata, kaki, dan juga semua anggota tubuh. Apa yang diperbuat orang itu tergantung bagaimana hatinya.
Kalau dia bisa menjaga hatinya, maka akan terjaga pula anggota badannya, sehingga dia selamat."
Cer: "Oh begitu? Ada dalilnya nggak itu?"
Pin: "Ada. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
ألا و إنّ في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله و إذا فسدت فسد الجسد كله ألا و هي القلب."
Cer: "Artinya?"
Pin: "Sesungguhnya di dalam jasad itu ada segumpal daging, apabila ia baik maka baiklah seluruh anggota badan, dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh jasad, segumpal daging itu adalah hati." (HR Muslim)

~12Adzkiaedisi108Adzkiaedisi10813~

:D


Minggu, 03 Mei 2015

MayMay

0 komentar





Sabtu, 02 Mei 2015

Jadwal Kerja Kita

0 komentar
Baru dapet, lagi...
Organ tubuh kita masing-masing memiliki jadwal kerja khusus. Berikut jadwalnya:

07.00-09.00 (Lambung)

Jam piket lambung sedang kuat, sebaiknya makan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari. Minum jus atau ramuan sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yang berguna segera terserap tubuh.

09.00-11.00 (Limpa)

Jam piket organ limpa kuat, dalam mengirim cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam-jam ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah. Kurangi konsumsi gula, lemak, minyak, dan protein hewani.

11.00-13.00 (Jantung)

Jam piket organ jantung kuat, harus istirahat, hindari panas dan olah fisik.

15.00-17.00 (Paru-paru)

Jam piket organ pau-paru lemah, diperlukan istirahat, tidur untuk proses pembuangan racun dan proses pembentukan energi paru-paru.

17.00-19.00 (Ginjal)

Jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk belajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

19.00-21.00 (Lambung)

Jam piket organ lambung lemah, sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang sulit atau lama dicerna dan lebih baik sudah berhenti makan.

21.00-23.00 (Limpa)

Jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa. Sebaiknya istirahat sambil mendengarkan alunan irama yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.

23.00-01.00 (Jantung)

Jam piket organ jantung lemah. Sebaiknya sudah beristirahat, tidur. Apabila masih bekerja terus atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.

01.00-03.00 (Hati)

Jam piket organ hati kuat. Terjadi proses pembuangan racun atau limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

03.00-05.00 (Paru-paru)

Jam piket organ paru-paru kuat, terjadi proses pembuangan limbah atau racun pada organ paru-paru. Apabila terjadi batuk, bersin-bersin dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru-paru. Sebaiknya digunakan untuk mengolah nafas agar mendapatkan energi paru-paru yang sehat dan kuat.

05.00-07.00 (Usus Besar)

Jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya buang air besar secara teratur.

Untuk memperlancar kinerja masing-masing organ tubuh, jaga fungsi setiap waktunya. Lancarnya kinerja organ tubuh akan menghasilkan badan yang sehat.

~22An-Najma89Vol.4-Rajab1436H|Mei2015M~

:D

OtakKita :p

Jumat, 01 Mei 2015

Kata Pujangga Jawa

2 komentar
Ada yang unik...


Kata Pujangga Jawa, ada sebelas ciri tubuh perempuan yang menyimpan keberuntungan bagi laki-laki. :p

1) Lintang Kewuryan (Bintang Tampak Muncul)

Matanya setengah tertutup dan alisnya melengkung, pinggang ramping dengan pinggul lebar seperti lebah. Perempuan seperti ini selain pengertian juga tutur katanya memukau, memiliki daya ingat kuat, tidak suka bicara untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, amat berbakti, tabah dan setia pada suami, menomorsatukan kewajiban sebagai istri, hidup hemat dan menjunjung derajat suami.

2) Durga Rangsang (Durga Mengerang)

Bertubuh pendek dan kecil, sosoknya agak bulat, kulit kuning, rambutnya lemas dan buah dadanya besar. Bila memandang sesuatu sering hanya dengan lirikan saja. Ia tipe penindas laki-laki dan asmaranya tidak mudah terpuaskan.

3) Pedaringan Kebak (Tempat Beras Terisi Penuh)

Tubuhnya kecil dan pendek, kulit keputih-putihan, rambut sinomnya melingkar-lingkar terlihat indah di dahinya yang lebar, bibirnya tipis dan indah, kedipan matanya bagai lentera tertiup angin lembut berulangkali. Wanita seperti ini memiliki watak mulia, kuat pendirian hati, tangguh dan teguh dalam berpikir. Setiap kata yang diucapkannya selalu bermakna dan tak pernah membual. Yang diidam-idamkan adalah kelestarian segala sesuatu, berani menghadapi hidup, tak takut bila harus sakit dan menghadapi maut sekalipun, sikapnya jauh dari hal-hal negatif dan pandai menyimpan rahasia keluarga dan suaminya. Pria yang menjadi suaminya sering badannya kecil dan pendek.

4) Gedong Mengo (Gedung Terbuka)

Badannya kecil dan pendek. Kulitnya keputih-putihan, kakinya bagaikan bambu, dari atas sampai bawah sama besarnya, rambutnya sedikit tebal, matanya tebal berwibawa bahkan terkesan angker. Perempuan seperti ini sering raib ketika rumah tangganya dilanda huru-hara. Wataknya congkak dan bersikap terlalu berani kepada suami. Dalam hubungan suami istri, biasa-biasa saja.

5) Dhandang Ngelak (Burung Gagak Kehausan)

Warna kulit di dekat mulut berona kemerahan, lehernya pendek, kakinya besar dari atas sampai bawah, pinggulnya bulat dan agak tertarik ke atas. Perempuan jenis ini hatinya mudah tersulut emosi. Kalau suaminya mendapat kesulitan justru hatinya menjadi puas. Malas berbuat dan bekerja keras, suka menerima tetapi tidak suka memberi, mudah emosi, suka memfitnah dan sangat suka berolah asmara.

6) Padmasari (Bungan Teratai)

Tubuhnya sedang-sedang saja, selalu ceria, pandangan matanya tenang, sikapnya bijak, rambutnya selalu tampak kemilau basah, hitam dan berombak. wataknya sering membuat orang tak segan untuk memujinya. Sangat berbakti pada suami.

7) Sesotyo Rekto Ing Embanan (Permata Merah Dalam Bingkai)

Tinggi semampai, kulitnya kuning, rambutnya sedang-sedang saja, payudaranya tidak besar, kakinya berisi mengecil ke bawah, senyumnya sering membuat suasana riang, selalu tampak tenang dan anggun, matanya sayu seperti setengah tertidur. Wataknya sangat baik, tidak pernah merugikan orang lain. Harapannya adalah ketenteraman, keselamatan dan kebahagiaan hidup.

8) Sri Tumurun (Dewi Sri Turun)

Postur tubuhnya tinggi semampai dan berkulit kuning. Giginya tidak rapat, rambutnya kasar tetapi sering dipanjangkan, buah dadanya kecil, wajahnya oval, pinggang kecil dengan pinggul besar, jemarinya lentik, urat-uratnya terlihat kehijauan di balik kulitnya yang kuning, kedua lapis bibirnya kemilau karena selalu basah, matanya sayu seolah malas terbuka, alisnya lembut memanjang dan melengkung. Perempuan seperti ini pandai menyimpan harta dan amat cerdas.

9) Lintang Karahinan (Bintang Kesiangan)

Sorot wajahnya seperti mengantuk, berwajah bulat, kulitnya kehitaman seperti buah manggis, rambut hitamnya berombak tetapi tidak lebat, bibir bawahnya lebih tebal daripada bibir atas, dahinya sempit dan mulutnya agak lebar, perawakan tubuhnya kecil dan pendek. Perempuan seperti ini kurang menawan di hati pria.

10) Padmanagara (Seroja Kota)

Bertubuh kekar dan berkulit kemerahan, tubuhnya kecil mungil, rambut panjang hitam legam, kedua matanya membelalak, mulutnya cenderung melebar, mulut bagian bibir atas lebih panjang daripada bagian bawah, jambangnya lebat juga alisnya, wajahnya bulat telur dan dahinya sempit. Wanita seperti ini sangat hebat dalam berolah asmara, budi pekertinya bagus dan sangat sensitif.

11) Padmasari Leledhang (Bunga Seroja Bergoyang)

Raut wajahnya seperti membenam ke dalam dan bentuk wajahnya bulat, berdahi sempit, mulutnya mungil dan berbibir tebal, alisnya tebal, kulitnya kuning basah-basah, pinggulnya besar serta kedua kakinya sempit.

:D
 
Copyright © Najma Mujaddid
Blogger Theme by BloggerThemes | Theme designed by Jakothan Sponsored by Internet Entrepreneur